Ya Allah, jika aku mengatakan kata ini, hanya terbayang satu jawaaban dalam diri yaitu Kufur nikmat…..Namun, ketika fakta berbicara lain yang dalam benakku hanya satu kata itu. Andaikan Engkau menghalalkan bunuh diri, ingin rasanya melakukan hal itu.
Aku selalu berhusnudzan bahwa setiap kejadian itu ada hikmahnya, namun rasa husnudzan ini ditekan oleh rasa sakit yang menusuk kedalam kalbu lebih dalam dan lebih tajam, sehingga dorongan untuk menghentikan semua ini dengan cepat lebih tinggi.
Ya Allah, sebenarnya aku sangat tidak tahan dengan semua ini, aku ingin keluar dari semua ini. Aku sangat tidak konsentrasi dengan amanah yg telah dibebankan kepadaku, semuanya jadi tidak optimal dan aku merasa buruk akhirnya.