SUKSES SEJATI : HIKMAH DOA SAPU JAGAT

Saudaraku, setidaknya lima kali setiap hari melalui seruan muadzin, kita selalu diingatkan “hayyaa’alal-falah” – “bersegeralah engkau menuju kemenangan!”. Lima kali juga minimal dalam sehari usai sholat wajib kita membaca doa sapu jagat “Rabbana aatinaa fiddunia hasanatan wafil aakhirati hasanatan wa qinaa adzaabannar (Ya Allah, berilah kami kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat dan lindungilah kami dari siksa api neraka)”.

Saudaraku, dalam tafsir Ibnu Katsir, dijelaskan bahwa doa sapu jagat yang dipetik dari QS. Al Baqarah ayat 201 ini adalah doanya kaum mukminin. Doa ini dipuji Allah Swt, karena doa ini meliputi semua kepentingan dunia dan akhirat, doa ini meliputi semua kebaikan dan menghindarkan semua bahaya. Sebab, hasanah (kebahagiaan) di dunia itu meliputi keselamatan, kesehatan, rumah yang luas, istri yang berbudi baik (atau suami yang berbudi baik), rizki yang berkah dan luas, ilmu yang berguna, amal sholeh, kendaraan dan nama baik. Adapun hasanah di akhirat berupa aman dari rasa takut akan hari kiamat, hisab yang ringan dan masuk surga. Adapun minta dihindarkan dari api neraka, tujuannya adalah supaya dimudahkan melaksanakan semua sebab musababnya di dunia sehingga mudah meninggalkan semua yang dilarang dan haram serta dosa, juga semua subhat (Bahreisy dan Bahreisy, 1993).

Qatadah bertanya kepada Anas, “Doa apakah yang sering dibaca oleh Nabi SAW?” Jawab Anas, “ ialah Allahumma Rabbana aatinaa fiddunia hasanatan wafil aakhirati hasanatan wa qinaa adzaabannar” (HR. Ahmad).

Dalam riwayat yang lain, dikisahkan Abdurrahman bin Syaddad berkata, “Ketika aku di tempat Anas bin Malik tiba-tiba Tsabit berkata, Kawan-kawanmu ingin kamu doakan, maka Anas berdoa, Allahumma aatinaa fiddunia hasanatan wafil aakhirati hasanatan wa qinaa adzaabannar.” Lalu mereka berbincang-bincang sejenak kemudian ketika akan bubar mereka berkata, “ya Aba hamzah kawan-kawan ini ingin anda doakan.” Anas berkata, “apakah ingin memberatkan kepada mereka, jika kalian di dunia diberi Allah hasanah dan di akhirat juga hasanah dan terhindar dari api neraka, berarti kalian telah mendapat semua kebaikan.” (HR. Ibnu Abi Hatim).

Saudaraku, inilah sesungguhnya kesuksesan sejati yang harus digapai setiap muslim, termasuk kita pebisnis muslim. Sukses yang merengkuh sukses dunia dan akhirat sekaligus. Allah Swt memuji doa ini. Rasulullah SAW telah mencontohkannya. Dan Para Sahabat pun menjadikannya sebagai doa bagi sahabat yang lain. Nah, tunggu apalagi?

Dikutip dari buku motivasi metanoiac Islami
Be The Best, not ‘be asa’, M. Karebet Widjajakusuma, Gema Insani

tulisan ini saya tampilkan kembali untuk memenuhi permintaan dan melengkapi alur quote of the day yang telah disusun sedemikian rupa.

Pengalaman sukses 2 # Abdurrahman bin Auf, Sukses yang Mengguncang Dunia

Jika al Khawarizmi mampu mengguncang dunia di abad 8 Hijriah, maka hal yang sama juga terjadi dalam rentang 14 abad Islam menaungi 2/3 belahan dunia, merahmati alam raya. Salah satunya adalah sahabat Abdurrahman bin Auf yang telah mengguncang dunia melalui keteladanannya sebagai muslim sejati, termasuk dalam berbisnis yang dilakukannya pada abad 1 Hijriah.

Abdurrahman bin Auf termasuk generasi sahabat yang masuk Islam sangat awal, menjadi orang kedelapan yang bersahadah 2 hari setelah Abu Bakar. Beliau termasuk salah satu dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga.

Sungguh banyak teladan yang dapat direngkuh dari sepak terjang bisnis beliau. Salah satunya adalah pada aspek prinsip manajemen bisnis yang dipegang kuat dan diterapkan secara konsisten dan penuh komitmen. Beberapa prinsip beliau yang telah dikenal luas adalah hanya berbisnis barang yang halal dan menjauhkan diri dari barang yang haram bahkan yang subhat sekalipun, keuntungan bisnis yang didapat dinikmati dengan menunaikan hak keluarga dan hak Allah, untuk perjuangan di jalan Allah dan menjadikan harta perniagaan sebagai sesuatu yang dikendalikannya, bukan yang mengendalikannya.

Prinsip-prinsip manajemen bisnis itu pun dibuktikan. Sejarah pun mencatatnya. Diantaranya adalah

• Berbisnis barang yang halal dan menjauhkan diri dari barang yang haram bahkan yang subhat sekalipun.

Keseluruhan harta Abdurahman bin Auf adalah harta yang halal, sehingga sahabat lainnya, Utsman bin Affan ra. yang juga pengusaha sukses dan sudah sangat kaya pun bersedia menerima wasiat Abdurahman ketika membagikan 400 Dinar bagi setiap veteran perang Badar. Ustman bin Affan berkata, “ Harta Abdurahman bin Auf halal lagi bersih, dan memakan harta itu membawa selamat dan berkah”.

• Keuntungan bisnis yang didapat dinikmati dengan menunaikan hak keluarga dan hak Allah, perjuangan di jalan Allah.

Ketika Rasullullah SAW membutuhkan dana untuk perang Tabuk yang mahal dan sulit karena medannya jauh, ditambah situasi Madinah yang sedang musim panas. Abdurrahman bin Auf memeloporinya dengan menyumbang dua ratus uqiyah emas (1 uqiyah setara dengan 50 dinar) sampai-sampai Umar bin Khattab berbisik kepada Rasulullah SAW “ Sepertinya Abdurrahman berdosa kepada keluarganya karena tidak meninggali uang belanja sedikitpun untuk keluarganya”. Mendengar ini, Rasulullah SAW bertanya pada Abdurrahman bin Auf, “Apakah kamu meninggalkan
uang belanja untuk istrimu ?”, “ Ya!” Jawab Abdurrahman, “Mereka saya tinggali lebih banyak dan lebih baik dari yang saya sumbangkan”. “Berapa ?” Tanya Rasulullah. “ Sebanyak rizki, kebaikan, dan pahala yang dijanjikan Allah.” Jawabnya. Subhanallahu.

Suatu saat ketika Rasullullah SAW berpidato menyemangati kaum muslimin untuk berinfaq di jalan Allah, Abdurrahman bin Auf menyumbang separuh hartanya senilai 2.000 Dinar. Atas infaq ini beliau didoakan khusus oleh Rasulullah SAW : “Semoga Allah melimpahkan berkah-Nya kepadamu, terhadap harta yang kamu berikan. Dan Semoga Allah memberkati juga harta yang kamu tinggalkan untuk keluarga kamu.”

• Menjadikan harta perniagaan sebagai sesuatu yang dikendalikannya, bukan yang mengendalikannya.

Abdurrahman bin Auf pernah menyumbangkan seluruh barang yang dibawa oleh kafilah perdagangannya kepada penduduk Madinah padahal seluruh kafilah ini membawa barang dagangan yang diangkut oleh 700 unta yang memenuhi jalan-jalan kota Madinah. Selain itu juga tercatat Abdurrahman bin Auf telah menyumbangkan antara lain 40.000 Dirham, 40.000 Dinar, 200 uqiyah emas, 500 kuda, dan 1.500 unta.

Banyak dan sering sekali, beliau menggunakan hartanya untuk diinfaqkan. Sampai- sampai ada penduduk Madinah yang berkata “ Seluruh penduduk Madinah berserikat dengan Abdurrahman bin Auf pada hartanya. Sepertiga dipinjamkannya pada mereka, sepertiga untuk membayari hutang-hutang mereka, dan sepertiga sisanya dibagi-bagikan kepada mereka”.

Dengan begitu banyak harta yang diinfaqkan di jalan Allah, ketika meninggal pada usia 72 tahun beliau masih juga meninggalkan harta yang sangat banyak yaitu terdiri dari 1.000 ekor unta, 100 ekor kuda, 3.000 ekor kambing dan masing-masing istri mendapatkan warisan 80.000 Dinar. Artinya, kekayaan yang ditinggalkan Abdurrahman bin Auf saat itu berjumlah 2.560.000 Dinar.

Subhanallahu… Allahu akbar!!!

catatan: 1 dinar = 4,25 gram emas. 1 dirham = 2,975 gram perak.

Pengalaman Sukses 1 # : Al Khawarizmi, Sukses yang Mengguncang Dunia

Setiap orang kini bisa menuliskan dengan mudah bilangan berapapun, karena adanya angka nol. Kitabul Jama-wat-Tafriq yang diterjemahkan ke dalam bahasa latin Trattati d’Arithmatica oleh Prince Boncompagni adalah karya terbesar yang digunakan oleh berbagai universitas di Eropa hingga abad 16, menerangkan praktek sehari-hari seluk-beluk kegunaan angka-angka, termasuk angka nol. Dan darinyalah berkembang teknologi digitasi hingga sekarang. Dialah Muhammad bin Musa al Khawarizmi yang di Barat dikenal sebagai Algorism (780-846 M). Si penemu angka nol yang menginspirasi dunia.

Yang penting diketahui bahwa al Khawarizmi adalah Muslim pertama dalam ilmu hitung atau matematika. Karena yang menemukan ilmu itu tak lain adalah al Khawarizmi sendiri. Di luar itu, al Khawarizmi sebenarnya sosok yang komplit. Penguasaan ilmunya tidak hanya matematika, tapi juga geografi dan praktisi astronomi. Bahkan karyanya di bidang astronomi yang berjudul “Zij al Shindhind” merupakan karya terpenting hingga saat ini.

C.J. Toomer Dalam Dictionary Scientific Biography (1973) menyatakan bahwa hampir seluruh karya-karya al Khawarizmi disusun selama masa pemerintahan Al Ma’mun (813-833 M), Khalifah kedua setelah Umayyah membangun kekhalifahan Islam di Damaskus pada tahun 661 M.

Ahli ilmu aljabar dunia, Leonardo Fibonacci dari Pisa pun mengaku berhutang pada al Khawarizmi. George Sarton, penulis sejarah matematika kenamaan, menyebut al Khawarizmi sebagai salah seorang ilmuwan Muslim terbesar dan terbaik di masanya.

Dikutip dari buku motivasi metanoiac Islami:
Be The Best, not ‘be asa’, M. Karebet Widjajakusuma, Gema Insani

KIAT SUKSES BISNIS : PELAJARAN DARI 50 USAHAWAN TAHAN BANTING

Dr. Rhenald Kasali dalam kata pengantar buku 50 Usahawan Tahan Banting, Kiat Sukses di Masa Krisis menyarikan kiat sukses bisnis mereka dengan 5 kunci sukses standar yang khas:
(1) Reputasi dulu. Caranya? Bangunlah nama baik, keahlian, kepercayaan, kualitas dan harga diri. Begitu Anda dikenal dalam bidang usaha Anda, uang akan datang mengejar Anda.
(2) Tumbuh dari bawah. Binis yang baik tidak pernah tiba-tiba besar. Hampir semua pengusaha sukses, merintis usahanya dari bawah hinga mencapai sukses.
(3) Konsentrasi di bidang yang dikuasai. Penguasaan bidang menjadi syarat mutlak untuk maju. Belum pernah terdengar kisah sukses pengusaha yang berada dalam bidang yang tidak dikuasainya sama sekali.
(4) Anti kerumunan. Bisnis yang diawali dengan mengkopi sukses orang lain dan masuk dalam kerumunan sangat berbahaya. Dalam kerumunan akan sulit bernafas, bahkan sulit keluar dengan mulus. Kemungkinan babak belur sangat besar.
(5) Modal hanyalah pelengkap. Dalam berbisnis, modal uang jelas bukanlah segala-segalanya. Keahlian, jaringan, nama baik, penguasan teknologi, pengetahuan mengenai pasar adalah modal yang sama pentingnya dengan uang.

Seorang Muslim Sejati dengan Mimpi Besar Sukses Sejati Dunia Akhirat-nya sudah semestinya memiliki dan menjaga reputasi diri dan bisnisnya agar selalu kafa’ah (cakap dan ahli), himmah (etos kerja tinggi) dan amanah (terpercaya). Karena ini sesungguhnya adalah implementasi dari keimanannya. Dengan tiga reputasi ini, ia akan konsentrasi di bidang yang dikuasai dan menumbuhkan usahanya dari bawah dengan orientasi profit, tumbuh, sinambung dan berkah. Ia juga akan berupaya sungguh-sungguh untuk tidak mengekor dalam kerumunan, namun dengan kesungguhan, kreativitas dan improvisasi tiada henti boleh jadi ia yang akan dikerumuni. Dan, tentu saja, ia akan menjadikan segala sumberdaya yang melekat pada dirinya sebagai modal yang melengkapi modal awal yang telah ia miliki, yaitu reputasi. Catatannya lagi, semua yang ia lakukan adalah dalam kerangka meraih bisnis yang penuh ‘berkat’ dan berkah, karena sukses yang ingin ia raih adalah sukses sejati dunia akhirat. Insya Allah.

Dikutip dari buku
Menggagas Bisnis Islami, M. Ismail Yusanto & M. Karebet Widjajakusuma, Gema Insani

Apa KAbar Palestina?

Hm,,,,apa kabar ya palestina? Dunia yang saat ini sedang dipegang oleh kapitalisme sangatlah kejam kepada dunia timur (Islam)…kita bagaikan mangsa yang sedang diburu oleh binatang-binatang yang sedang memantau kita. Tapi sayangnya kita semua ga sadar dengan hal itu? Kita banyak tapi kita itu bagaikan buih dilautan, ga ada gunanya sama sekali. kita bagaikan debu yang tertiup angin, selalu terbang sesuai dengan keinginan angin. Paletina adalah satu dari sejuta permasalahan kita, dan banyak yang tidka sadar dengan itu. kita diadu domba, kita diperlakukan semena-mena, kita ga punya martabat dan kehormatan dihadapan mereka (Kapitalisme)… pemikiran kita diobok2 oleh mereka, yang secara ga sadar kita masuk kedalam perangkap mereka, kita rapuh, kita sakit, akut, dan diperkirakan tidak lama lagi kita akan mati membusuk dimakan oleh anjing-anjing mereka, dan saat kita terjatuh lalu mati maka mereka akan berpesta, gembira, dan tertawa terbahak-bahak.

Mereka ga peduli kita statusnya muslim atau bukan, yang penting pemikiran kita, jasad kita, semuanya ditentukan oleh mereka, kenapa kita kayak gini? terlalu rumit untuk mengulur benang kusut yang ada di dalam diri kita ini, kita rusak, tak berguna, kita hanya dijadikan boneka tunggangan orang-orang yang memiliki nafas kapitalisme… sadarkah kita???

Kasus palestina sangat terlihat sekali, media begitu mempermainkan perasaan kita semua, atas nama “capital” mereka mampu untuk memperlihatkan kelemahan kita, atas nama “kebebasan” mereka mampu meracuni pemikiran kita, atas nama “hak” mereka seenaknya saja mempermainkan jasad kita, begitu tidak berharganya mereka….

tahukah kalian, apa yang terjadi dengan dunia, dan apa yang akan terjadi dengan kita jika kita hanya jalan ditempat tanpa berfikir untuk berjalan dan berlari dari lingkaran setan ini? jika kita tidak melihat bahwa disekeliling kita itu adalah musuh dalam selimut, what should we do??? think globally act locally…..

Salahkah GOLPUT???

Tahun 2009 adalah tahun yang menentukan nasib para parpol di Indonesia, pasalnya tahun ini akan diselenggarakan pesta demokrasi secara besar-besaran yang diselenggarakan 5 tahun sekali dimana rakyat akan digiring untuk memilih anggota partai politik yang akan duduk di lembaga legislatif dan pada pertengahan tahun akan di selenggarakan pemilihan presiden RI periode 2009-2013. Sudah banyak poster, baligo, hingga iklan di media cetak dan elektronik yang mempublikasikan para anggota parpol tersebut. Bahkan ada juga bakal calon Presiden yang sudah curi-curi perhatian masyarakat lewat beberapa iklan di TV. Namun saat ini diperkirakan kepercayaan masyarakat terhadap para wakil rakyat tersebut mulai luntur. Pasalnya dari tahun 2008 semenjak adanya pemilihan kepala daerah di beberapa daerah di Indonesia yang mendapatkan angka tertinggi adalah justru masyarakat yang tidak memilih alias GOLPUT. Sebenarnya ini bukanlah berita yang aneh karena sejak tahun 1955, yaitu pemilu pertama yang diselenggarakan di Indonesia tercatat hanya 90% rakyat yang memilih. Akan tetapi, angka tersebut semakin meningkat sehingga menimbulkan kepanikan parpol karena khawatir akan mengancam eksistensi para parpol tersebut.

Ditengah kepanikan para parpol tersebut muncullah cahaya terang yang datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yaitu sebuah fatwa yang menganjurkan masyarakat untuk mempergunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi mendatang bahkan bahasa ekstrimnya disebut bahwa GOLPUT itu HARAM!!! Hal ini karena dianggap sesuatu yang penting demi kemaslahatan rakyat Indonesia juga, katanya. Padahal jika kita mengevaluasi setiap pemilu yang telah diselenggarakan dari dulu sampai sekarang, wakil rakyat yang telah dipilih tersebut tidaklah mempergunakan kewajibannya untuk mengaspirasikan suara rakyat. Bahkan mereka cenderung mempergunakan hak mereka sebagai Pegawai pemerintah. Dengan demikian wajar jika kondisi rakyat dari tahun ke tahun semakin parah dan tercekik. Jadi, salahkan jika kita tidak memilih wakil rakyat yang tidak amanah? Tidak jujur? Tidak mementingkan kepentingan rakyat?

Kisah Bapak Penjual Kripik Singkong

Siang yang cukup terik dan tidak mendung seperti biasanya di daerah Dipatiukur, depan warnet Green Herbs, daerah sekitar ITHB (Institute Teknologi Harapan Bandung), saya dan kawan-kawan yang saat itu sedang asyik membahas tentang maraknya AIDS di Bandung, tersayat ketika melihat seorang bapak penjual kripik singkong berjalan oleng didepan kami, tidak lama beberapa pemuda pun membantu bapak tersebut untuk istirahat dan duduk sejenak. Bapak penjual kripik singkong tersebut berasal dari Malangbong (Garut) dan sengaja datang ke Bandung untuk menjualkan Kripik Singkong dengan cara ditanggung seharga Rp. 3.500,- yang merupakan barang punya orang lain dan harus menyetorkannya pada hari itu juga. Bapak tersebut sangat resah dan bingung karena sebelumnya beliau telah ditipu oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dan aku fikir dia sangat jahat! Seseorang yang menipu bapak tersebut pura-pura mengambil 15 buah kripik singkongnya dan berjanji akan kembali dengan membawa uang untuk membayar kripik-kripik tersebut, namun seiring berjalan waktu seseorang tersebut pun tak kunjung datang, padahal bapak penjual kripik itu sudah menungggu lama. Awalnya para pemuda yang membantu bapak tersebut akan mencari seseorang itu, namun bapak penjual kripik khawatir kesorean karena harus kejar setoran. Sungguh malang nasib bapak tersebut, umurnya yang sudah tua, tangannya yang gemetar mengingatkanku pada almarhum kakek. Teman-teman yang lain menggerutu dengan kejadian itu, mereka bertanya-tanya kenapa bapak tersebut harus bekerja dan mengapa anak-anaknya tidak membantu?

Aku fikir, ini fakta di depan mata bagaimana mayoritas manusia di dunia saat ini sangat individualis dan mereka hanya mementingkan nasib mereka sendiri. Tidak hanya kepada kawan-kawannya bahkan keluarga pun dibiarkan begitu saja. Para tetangga di sekitarnya pun memiliki perasaan segan dan tidak enak jika membantu dan memberi saran karena sangking kita dididik menjadi manusia yang individualis. Negara pun tidak berfungsi sama sekali meskipun negara memiliki otoritas yang tertinggi dalam kehidupan ini. Semuanya sama sekali tidak berfungsi ketika Sistemnya tidak diubah sampe kapan pun. Aku heran dengan orang-orang, kenapa kita semuanya masih nyaman hidup di dunia yang serba hedonis, serba liberal teu puguh tanpa aturan yang jelas hingga teori homo homini lupus pun berlaku saat ini, dimana yang kuat yang akan menang. Semua mencoba menjadi cannibal untuk kejayaan dan atas dasar kepentingan pribadi semuanya halal. Dan semua itu tidak ada batasannya,tidak ada aturan yang jelas dan adil, aturan hanya berlaku bagi orang-orang yang memiliki kepentingan. Negara sebagai struktur tertinggi hanya menjadi hiasan belaka dan cacat selamanya. Oleh karena itu wajar jika ada kasus seperti diatas, itu adalah satu dari sejuta masalah yang ada, dan kita hanya diam????!!!! Semakin mengerikan hidup ini…. Kita Hanya diam??????!!! Padahal kita dapat berbuat sesuatu untuk mengubah semuanya menjadi lebih baik. Ada statement yang menarik ketika aku dan teman-teman membahas tentang Maraknya AIDS di Bandung, dia bilang bahwa ”segala sesuatu berasal dari Agama”, sebenarnya ini adalah kata yang ambigu bagi saya, karena yang namanya agama itu banyak, kecuali jika kita ingin mencari sesuatu yang sempurna dari sebuah agama, hanya ISLAM yang punya!!!

5 setan yang masih hidup

oqdig2zwn3

Presiden AS George W Bush mengundang Barack Obama ke Gedung Putih Rabu kemarin. Pertemuan juga dihadiri pada mantan presiden AS yang masih hidup, yaitu George HW Bush, Bill Clinton, dan Jimmy Carter/AP

…………………
Obama akan dilantik sebagai Presiden AS keturunan Afro-Amerika pertama pada 20 Januari dengan berbagai pekerjaan berat, termasuk dua perang di Afghanistan dan Irak, konflik Timur Tengah, dan krisis ekonomi. “Saya kira mereka akan sedikit membicarakan berbagai masalah tersebut,” kata Perino tanpa menjelaskan lebih lanjut. Perino menjelaskan, Bush dan Obama sering menggelar pembicaraan rutin. “Presiden dan presiden terpilih bercakap-cakap melalui telepon pada tahun baru. Mereka melakukan kontak telepon secara teratur.

Jadi mereka telah melakukan pembicaraan mengenai berbagai isu tersebut. Itu merupakan percakapan pribadi,” tegasnya. Belum dapat dipastikan apakah para mantan presiden dan presiden yang akan datang itu akan mendiskusikan eskalasi konflik di Timur Tengah. Jika mereka membahasnya, tentu akan sangat menarik karena setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda. Pemerintahan Carter pada 1978 berhasil menciptakan kesepakatan damai Camp David.

Namun tidak dapat dipungkiri, semua presiden di meja makan siang itu akan membicarakan situasi di Jalur Gaza di mana Israel yang merupakan aliansi terdekat AS sedang melakukan agresi yang menewaskan lebih dari 600 warga Gaza. “Semua dari kita akan tertarik untuk naik ke atas tembok dan membicarakan percakapan itu. Tapi para pemimpin ini hanya memahami apa yang sepertinya ada di tiap sepatu orang lain dan tidak satu pun dari kita dapat menempatkan diri di dalam sepatu-sepatu mereka,” ujar Perino menjelaskan dengan perumpamaan.

Sumber : http://international.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/01/08/18/180545/pertemuan-bersejarah-para-mantan-presiden-as

Yah…..!!! Ga salah lagi …..

Open Your’s Eyes!

MIDEAST ISRAEL PALESTINIANS

Bagi kalian yang masih suka meniup terompet di tahun baru
Bagi kalian yang masih suka berhura-hura dengan dunia
Bagi kalian yang masih suka sibuk dengan konsert maksiyat
Bagi kalian yang masih suka berpelukan tanpa ikatan nikah
Bagi kalian yang masih suka dengan gaya barat ala Yahudi
Bagi kalian yang masih suka cuek pada saudaranya seiman
Bagi kalian yang masih suka menutup mata…
Buka… Buka… Buka mata kalian….

Lihatlah… lihatlah oleh mata kamu sendiri….
saudaramu dibantai…
dan disaksikan oleh jutaan umat manusia di dunia
sementara kamu masih berdiam diri…
berhura-hura dalam bingkaian maksiyat
juga orang-orang… seolah peduli
tapi dengan solusi palsu… yang tak bisa
sedikitpun menghentikan kebiadaban Israel
sekedar menghitung jumlah para syuhada
selepas itu hanya mengecam…
ada juga yang masih berharap pada PBB
apakah kamu tidak tahu… PBB, itu buatan AS, dan PBB itulah
yang membuat negara Israel…

Ada juga, mereka yang menganggap peduli pada Palestina
tapi masih bangga membawa bendera Palestina… merdeka…
Bangga dengan demokrasi busuk… yang telah merusak kaum Muslim
Apakah kamu tidak tahu… bendera nasionalisme itulah….
penyakit yang telah melemahkan kekuatan kaum Muslim…
sehingga dengan bendera kebangsaan itu
negeri kita terpecah belah lebih dari 50 negara…
Mengapa kalian berharap pada nasionalisme…?
Mengapa kalian tidak meninggikan bendera Rasulullah
dan dengan tegas… “Kerahkan pasukan kaum Muslim,
wahai amirul mukminin!!!”???

Anak2 Palestina tidak ingin solusi palsu…
bosan… bosan… bosan… resolusi lah, damai lah, kecaman lah…
sementara… mereka mendiamkan pasukan yang mereka miliki….

Anak2 Palestina ingin: bebaskan negeri an-biya itu…
dengan mengerahkan pasukan kaum Muslim
di bawah bendera laa ilaaha illallah muhammad rasulullah…

Bukan solusi palsu yang membosankan….

Open Your’s Eyes!

http://www.muslimuda.org/forum/index.php?s=bb05fc67d8cad35b0003c9c5a0cbae31&showtopic=913

Australia Terus Bela Israel, Korban Tewas Terus Bertambah

palestina-gaza-korban-israel011
Syabab.Com – Negara yang membela teroris tentu layak disebut teroris juga. Seperti sikap yang dilakukan oleh Pemerintah Australia yang selalu membela teroris Israel, padahal kebrutalan teroris AS itu terlihat oleh mata kepala mereka sendiri. Hingga hari ini, Muslim Palestina yang tewas telah mencapai 660 orang. Serangan brutal teroris Israel pun tak berhenti. Sementara para penguasa diam, malah sibuk dengan perbincangan-perbincangan dengan pelindung teroris itu. Sungguh derita umat terus terjadi saat tidak ada Khilafah.
Apa yang dilakukan oleh Pemerintah Australia, malah mereka menganggap Hamas sebagai organisasi teroris, dan serangan brutal teroris Israel ke Jalur Gaza dalam 10 hari terakhir yang menewaskan ratusan warga Palestina itu dianggap sebagai “hak membela diri”.

Betapa liciknya sikap Pemerintah Australia mengikuti sikap licik teroris Israel. Sikap pembelaan terhadap tindakan teroris Israel semakin menunjukkan Australia layak disebut juga sebagai teroris. Tidak jauh beda dengan “mbahnya teroris”, Pemerintah Amerika Serikat, yang sejak awal, Obama berjanji akan bergandengan tangan dengan penjajah Israel itu.

Namun demikian, fitrahnya sebagai manusia tak dapat dipungkiri. Ternyata, Canberra masih merasakan keprihatinan dengan implikasi buruk yang ditimbulkan konflik berdarah Israel-Hamas terhadap rakyat di wilayah masing-masing. Tapi aneh, di satu sisi merasa prihatin, di sisi lain melegalkan tindakan brutal Israel itu. Malah menuduh kelompok Islam Hamas yang berjuang untuk mengusir penjajah, sebagai teroris.

Sikap ambivalen pemerintah Australia itu terungkap dalam pernyataan Perdana Menteri Kevin Rudd dan Wakil PM Julia Gillard kepada pers secara terpisah, Senin. Dalam konferensi pers di kantor Parlemen Persemakmuran Sydney, PM Rudd mengatakan pihaknya sangat prihatin dengan kekerasan yang terus berlanjut di Jalur Gaza dan wilayah selatan Israel.

Australia, katanya, mengakui hak Israel untuk membela diri, namun semua pihak yang bertikai diminta menghindari aksi apapun yang dapat menambah penderitaan warga sipil tak berdosa. Kendati Hamas adalah pihak yang memenangkan suara mayoritas rakyat Palestina dalam Pemilu demokratis, PM Rudd menyebut Hamas “organisasi teroris”.

Tuduhan ini merupakan upaya kampanye busuk mengikuti kampanye Israel. Seperti yang dilontarkan oleh Presiden Irael Simon Peres saat menyerang upaya-upaya Uni Eropa untuk mencari cara menghentikan konflik di Gaza dengan menandaskan Israel tidak peduli dengan citra internasional negara itu yang memburuk. “Eropa mesti membuka matanya. Kami tidak sedang berbisnis Humas atau mengangkat citra kami. Kami sedang memerangi teror dan kami berhak mempertahankan keselamatan warga kami,” katanya.

Itulah kelicikan Israel berikut pemerintahan Barat yang senantiasa melegalkan tindakan teroris nyata dan penjajahan nyata. Lalu di mana HAM itu? Jika Rudd dan Perers mengakui hak Israel untuk membela diri, apakah kaum Muslim tidak berhak untuk membela diri dan membebaskan diri dari penjajahan Israel yang telah mencaplok tanah milik kaum Muslim serta mengusir warganya sejak bertahun-tahun?

tanah_palestina_dijarah_teroris_israel

Para penguasa di negeri-negeri Barat ataupun di neger-negeri Muslim, kebanyakan lebih memilih menutup mata. Mereka sudah tak mau melihat kemarahan warganya yang sudah tidak tahan melihat “diamnya” para penguasa terhadap tindakan brutal teroris Israel itu.

Walaupun mendapat dukungan pemerintah Australia, aksi brutal Israel di Gaza mendapat kecaman ribuan warga Australia pro-Palestina yang menggelar demonstrasi damai di Sydney, Brisbane, Melbourne, dan Perth dalam sepekan terakhir. Mereka mengeritik keras sikap “diam” pemerintah Australia dan mengutuk aksi kejahatan kemanusiaan Israel di Gaza.

Gaza terus berdarah. Palestina kian membara. Korban-korban terus berjatuhan, termasuk anak-anak juga perempuan. Para penguasa Muslim masih tetap diam dan berharap pada PBB. Mereka tak mau mengirimkan pasukan militernya untuk membantu saudara-saura Muslim Palestina. Nasionalisme telah menyebabkan mereka tuli. Sementara warganya terus menerus marah atas diamnya penguasa itu.

Lalu di manakah amirul mukminin yang akan mengerahkan pasukan untuk membela Palestina itu? Di manakah? Hanya Khilafah yang menyatukan umat Islam sedunia yang dapat menghentikan tindakan brutal teroris Israel itu. Masihkah percaya dengan solusi palsu perdamaian, nasionalisme dan harapan pada PBB? [f/z/ant/syabab.com]

« Entri lama